Pembagian Wilayah Sekolah Rakyat, Ini Daftar Lokasi Lengkap di Semua Daerah

Pembagian Wilayah Sekolah Rakyat, Ini Daftar Lokasi Lengkap di Semua Daerah
Pembagian Wilayah Sekolah Rakyat 2026.

Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu langkah pemerintah untuk memperluas kesempatan belajar bagi anak dari keluarga kurang mampu. Konsep pendidikan berasrama dipilih agar peserta didik memperoleh pembelajaran yang lebih terarah.

Keberadaan sekolah ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah. Seluruh kebutuhan utama siswa disiapkan sehingga mereka dapat belajar secara lebih nyaman.

Selain membuka akses pendidikan gratis, pemerintah juga membangun ekosistem pembelajaran yang mencakup pembinaan karakter, kesehatan, serta pendampingan selama menjalani pendidikan di asrama.

Perkembangan Sekolah Rakyat semakin mendapat perhatian setelah pemerintah meresmikan ratusan titik operasional yang tersebar hampir di seluruh provinsi Indonesia. Penyebaran tersebut dilakukan agar layanan pendidikan dapat menjangkau lebih banyak daerah.

Presiden Prabowo Subianto meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang berada di 34 provinsi. Peresmian itu menjadi tonggak penting dalam pengembangan pendidikan berasrama bagi keluarga yang selama ini memiliki keterbatasan ekonomi.

Hingga awal tahun 2026, ribuan siswa telah mengikuti proses belajar di Sekolah Rakyat. Pemerintah menargetkan jumlah sekolah terus bertambah sehingga semakin banyak anak memperoleh kesempatan belajar yang sama.

Bersamaan dengan perluasan sekolah, Kementerian Sosial juga membuka rekrutmen PPPK Guru serta Tenaga Kependidikan. Penempatan pegawai nantinya disesuaikan dengan pembagian wilayah operasional Sekolah Rakyat.

Informasi mengenai wilayah penempatan menjadi salah satu hal yang paling banyak dicari. Setiap wilayah mencakup sejumlah provinsi beserta lokasi operasional yang telah disiapkan pemerintah.

Pembagian Wilayah Sekolah Rakyat 2026

Pembagian wilayah Sekolah Rakyat disusun agar pengelolaan sekolah, penempatan guru, serta koordinasi pelaksanaan program berjalan lebih efektif di seluruh Indonesia.

Wilayah operasional dibagi menjadi empat kelompok besar. Masing masing wilayah menaungi beberapa provinsi yang memiliki pusat kegiatan belajar di sentra milik Kementerian Sosial maupun fasilitas pemerintah lainnya.

Pengelompokan tersebut juga menjadi acuan dalam penempatan guru PPPK, tenaga kependidikan, hingga penyelenggaraan layanan pendidikan berasrama bagi peserta didik.

Secara umum, wilayah Sekolah Rakyat terdiri atas Sumatra sebagai Wilayah I, Jawa hingga Nusa Tenggara Barat sebagai Wilayah II, Kalimantan serta Sulawesi sebagai Wilayah III, kemudian Maluku, Nusa Tenggara Timur, dan Papua sebagai Wilayah IV.

Berikut rincian pembagian wilayah yang telah digunakan dalam pelaksanaan program Sekolah Rakyat.

1. Wilayah I

  1. Aceh.
  2. Sumatera Utara.
  3. Sumatera Barat.
  4. Riau.
  5. Kepulauan Riau.
  6. Jambi.
  7. Bengkulu.
  8. Sumatera Selatan.
  9. Lampung.

Wilayah ini menjadi pusat pelaksanaan Sekolah Rakyat di Pulau Sumatra. Sejumlah sentra rehabilitasi sosial, balai pelatihan, serta fasilitas pemerintah dimanfaatkan sebagai lokasi pembelajaran.

2. Wilayah II

  1. DKI Jakarta.
  2. Banten.
  3. Jawa Barat.
  4. Jawa Tengah.
  5. Daerah Istimewa Yogyakarta.
  6. Jawa Timur.
  7. Bali.
  8. Nusa Tenggara Barat.

Wilayah II memiliki jumlah lokasi yang cukup besar karena mencakup kawasan dengan kebutuhan tenaga pendidik yang tinggi serta infrastruktur pendidikan yang telah tersedia.

3. Wilayah III

  1. Kalimantan Barat.
  2. Kalimantan Tengah.
  3. Kalimantan Selatan.
  4. Kalimantan Timur.
  5. Kalimantan Utara.
  6. Sulawesi Barat.
  7. Sulawesi Tengah.
  8. Sulawesi Selatan.
  9. Sulawesi Tenggara.
  10. Sulawesi Utara.
  11. Gorontalo.

Wilayah ini menggabungkan seluruh provinsi di Kalimantan bersama sejumlah provinsi di Pulau Sulawesi agar proses koordinasi pelaksanaan program berlangsung lebih efisien.

4. Wilayah IV

  1. Maluku.
  2. Maluku Utara.
  3. Nusa Tenggara Timur.
  4. Papua.
  5. Papua Selatan.
  6. Papua Tengah.

Wilayah IV difokuskan untuk memperluas layanan pendidikan di kawasan timur Indonesia. Pemerintah menyiapkan berbagai sentra terpadu sebagai lokasi operasional sekolah berasrama.

Deretan 166 Lokasi Sekolah Rakyat

Pemerintah telah mengoperasikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi. Penyebaran dilakukan secara bertahap agar akses pendidikan gratis semakin merata hingga berbagai daerah di Indonesia.

Lokasi tersebut memanfaatkan aset milik pemerintah, mulai dari sentra Kementerian Sosial, balai pendidikan dan pelatihan, gedung pemerintah, balai latihan kerja, hingga kampus yang telah memenuhi kebutuhan pembelajaran.

Penyebaran sekolah tidak hanya berpusat di kota besar. Banyak lokasi juga berada di kabupaten dan daerah yang membutuhkan layanan pendidikan berasrama bagi anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Berikut persebaran 166 Sekolah Rakyat berdasarkan kawasan di Indonesia.

1. Sebaran Sekolah Rakyat di Pulau Sumatra

Pulau Sumatra menjadi kawasan pertama dalam pembagian wilayah Sekolah Rakyat. Pemerintah menempatkan sekitar 35 lokasi yang tersebar di berbagai provinsi agar layanan pendidikan menjangkau lebih banyak masyarakat.

Pemanfaatan aset pemerintah menjadi langkah awal sehingga kegiatan belajar dapat segera berjalan tanpa harus menunggu pembangunan seluruh sekolah permanen selesai.

Beberapa lokasi Sekolah Rakyat di Sumatra meliputi:

  1. Aceh, Sentra Darussa’adah Aceh.
  2. Aceh, BBPPKS Aceh.
  3. Sumatera Utara, Sentra Insyaf Medan.
  4. Sumatera Utara, Balai Diklat Pemerintah.
  5. Sumatera Barat, BBPPKS Padang.
  6. Sumatera Barat, Balai Pelatihan Pemerintah.
  7. Riau, Sentra Pelayanan Sosial.
  8. Riau, Balai Diklat Pemerintah.
  9. Kepulauan Riau, Fasilitas Pelatihan Pemerintah.
  10. Kepulauan Riau, Gedung Pemerintah.
  11. Jambi, Balai Pemerintah Daerah.
  12. Jambi, Sentra Sosial.
  13. Bengkulu, Sentra Pelayanan Sosial.
  14. Bengkulu, Balai Pelatihan.
  15. Sumatera Selatan, Balai Pelatihan Pemerintah.
  16. Sumatera Selatan, Sentra Sosial.
  17. Lampung, Gedung BPSDM Provinsi Lampung.
  18. Lampung, Balai Diklat Pemerintah.
  19. Bangka Belitung, Gedung Pemerintah.
  20. Bangka Belitung, Sentra Sosial.
  21. Aceh.
  22. Sumatera Utara.
  23. Sumatera Barat.
  24. Riau.
  25. Kepulauan Riau.
  26. Jambi.
  27. Bengkulu.
  28. Sumatera Selatan.
  29. Lampung.
  30. Bangka Belitung.
  31. Lokasi pemerintah daerah Sumatra.
  32. Balai latihan kerja pemerintah.
  33. Sentra rehabilitasi sosial.
  34. Gedung pendidikan pemerintah.
  35. Fasilitas pemerintah lainnya di Sumatra.

2. Sebaran Sekolah Rakyat di Pulau Jawa

Pulau Jawa menjadi wilayah dengan jumlah Sekolah Rakyat terbanyak. Pemerintah mencatat sekitar 70 lokasi yang tersebar di berbagai provinsi karena kawasan ini memiliki kebutuhan pendidikan yang sangat besar.

Pemanfaatan sentra Kemensos, balai pelatihan, kampus perguruan tinggi, dan gedung pemerintah menjadi solusi agar operasional sekolah dapat dimulai lebih cepat.

Beberapa lokasi Sekolah Rakyat di Pulau Jawa meliputi:

  1. DKI Jakarta, Sentra Handayani.
  2. DKI Jakarta, Pusdiklatbangprof Margaguna.
  3. DKI Jakarta, Gedung Pemerintah.
  4. Banten, Fasilitas Pendidikan Pemerintah.
  5. Banten, Balai Pelatihan.
  6. Jawa Barat, Sentra Wyataguna Bandung.
  7. Jawa Barat, Sentra Phalamartha Sukabumi.
  8. Jawa Barat, Sentra Abiyoso Cimahi.
  9. Jawa Barat, Gedung Pemerintah Daerah.
  10. Jawa Tengah, Sentra Antasena Magelang.
  11. Jawa Tengah, BBPPKS Regional.
  12. Jawa Tengah, Balai Diklat Pemerintah.
  13. Daerah Istimewa Yogyakarta, Fasilitas Pendidikan Pemerintah.
  14. Daerah Istimewa Yogyakarta, Balai Pemerintah.
  15. Jawa Timur, Kampus Universitas Negeri Surabaya.
  16. Jawa Timur, Sentra Terpadu Kartini Temanggung.
  17. Jawa Timur, Balai Diklat Pemerintah.
  18. Jawa Timur, Gedung Pemerintah.
  19. DKI Jakarta.
  20. Banten.
  21. Jawa Barat.
  22. Jawa Tengah.
  23. Daerah Istimewa Yogyakarta.
  24. Jawa Timur.
  25. Balai latihan kerja pemerintah.
  26. Gedung pendidikan pemerintah.
  27. Sentra pelayanan sosial.
  28. Balai rehabilitasi sosial.
  29. Kampus pemerintah.
  30. Gedung milik pemerintah daerah.

Sekitar 70 titik operasional tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Pulau Jawa sesuai penetapan pemerintah.

3. Sebaran Sekolah Rakyat di Bali dan Nusa Tenggara

Kawasan Bali dan Nusa Tenggara memiliki sekitar tujuh lokasi Sekolah Rakyat yang mendukung pemerataan layanan pendidikan berasrama bagi masyarakat.

Lokasi tersebut memanfaatkan fasilitas pemerintah yang telah siap digunakan sehingga kegiatan belajar dapat berlangsung sesuai jadwal yang ditetapkan.

Beberapa lokasi meliputi:

  1. Bali.
  2. Balai Pendidikan Pemerintah Bali.
  3. Nusa Tenggara Barat.
  4. Gedung Pemerintah NTB.
  5. Balai Pelatihan NTB.
  6. Fasilitas Pendidikan Pemerintah.
  7. Aset Pemerintah Daerah.

4. Sebaran Sekolah Rakyat di Kalimantan

Pulau Kalimantan memiliki sekitar 13 lokasi Sekolah Rakyat yang tersebar di berbagai provinsi dan memanfaatkan sentra sosial serta balai pendidikan pemerintah.

Beberapa lokasi meliputi:

  1. Kalimantan Selatan, BBPPKS Banjarbaru.
  2. Kalimantan Selatan, Sentra Budi Luhur Banjarbaru.
  3. Kalimantan Timur, BPMP Samarinda.
  4. Kalimantan Barat.
  5. Kalimantan Tengah.
  6. Kalimantan Utara.
  7. Balai Pelatihan Pemerintah.
  8. Sentra Pelayanan Sosial.
  9. Gedung Pemerintah.
  10. Balai Pendidikan.
  11. Aset Pemerintah Daerah.
  12. Sentra Terpadu.
  13. Fasilitas Pemerintah lainnya.

5. Sebaran Sekolah Rakyat di Sulawesi

Pulau Sulawesi memiliki sekitar 28 lokasi Sekolah Rakyat yang tersebar hampir di seluruh provinsi agar layanan pendidikan menjangkau lebih banyak peserta didik.

Beberapa lokasi meliputi:

  1. Sulawesi Tengah, Sentra Nipotowe Palu.
  2. Sulawesi Utara, Sentra Tumou Tou Manado.
  3. Sulawesi Selatan.
  4. Sulawesi Tenggara.
  5. Sulawesi Barat.
  6. Gorontalo.
  7. Balai Diklat Pemerintah.
  8. Sentra Sosial.
  9. Gedung Pemerintah.
  10. Balai Pendidikan.

Total sekitar 28 lokasi tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Pulau Sulawesi.

6. Sebaran Sekolah Rakyat di Maluku

Wilayah Maluku memiliki sekitar tujuh lokasi Sekolah Rakyat yang memanfaatkan sentra rehabilitasi sosial serta fasilitas pendidikan milik pemerintah.

Beberapa lokasi meliputi:

  1. Maluku.
  2. Maluku Utara.
  3. Sentra Rehabilitasi Sosial.
  4. Balai Pendidikan Pemerintah.
  5. Gedung Pemerintah.
  6. Balai Pelatihan.
  7. Fasilitas Pemerintah lainnya.

7. Sebaran Sekolah Rakyat di Papua

Papua menjadi kawasan terakhir dalam penyebaran Sekolah Rakyat dengan sekitar enam lokasi yang telah disiapkan pemerintah.

Beberapa lokasi meliputi:

  1. Papua.
  2. Papua Selatan.
  3. Papua Tengah.
  4. Asrama Terpadu Regional Papua.
  5. Gedung Pemerintah.
  6. Sentra Pelayanan Sosial.

Target Pengembangan Sekolah Rakyat

Pemerintah menegaskan bahwa 166 Sekolah Rakyat bukan menjadi target akhir. Jumlah tersebut merupakan tahap awal dari pengembangan pendidikan berasrama di Indonesia.

Hingga tahun 2029, pemerintah menargetkan pembangunan sekitar 500 Sekolah Rakyat yang masing masing mampu menampung hingga 1.000 peserta didik.

Apabila target tersebut tercapai, kapasitas layanan pendidikan diproyeksikan mampu menjangkau sekitar 500.000 siswa dari berbagai daerah.

Penulis konten digital yang rutin mengulas teknologi, layanan publik, pendidikan, dan informasi terkini dengan bahasa yang sederhana.